SISTEM INFORMASI
PENERIMAAN SISWA BARU
SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN PGRI 39
JAKARTA TIMUR
Mardiana Inri Sianturi, Rame Santoso
Program Studi Sistem
Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STMIK Nusa Mandiri
Jl. Kramat Raya No. 18 Jakarta
Pusat
ABSTRAKSI
Perkembangan
teknologi yang demikian pesat berdampak bagi seluruh kehidupan khususnya
penyediaan informasi bagi suatu organisasi/instansi yang membutuhkan sistem
pengelolaan data secara cepat, tepat dan akurat. Sistem Informasi Penerimaan
Siswa Baru ini dibuat untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi
seputar sekolah terutama penerimaan siswa baru. Dengan dibuatnya pendaftaran
melalui website, calon siswa yang akan mendaftar di SMK PGRI 39 Jakarta Timur diharapkan
dapat lebih mudah dalam mendaftar dan
pihak sekolah lebih mudah melakukan proses penerimaan siswa baru karena lebih mudah mendapatkan
informasi dan tidak perlu membuang banyak waktu.
Such rapid technological
developments have implications for the whole of life, especially the provision
of information for an organization / institution who need data management
systems in a rapid, precise and accurate. Admission Information System is
designed to facilitate the public to get information about the school,
especially for new students. With registration made through the website,
prospective students who will enroll in SMK PGRI 39 East Jakarta is expected to
be easier in the register and the school more easily carry out new admissions
process because it is easier to get information and do not have to waste a lot
of time.
Keywords: Information System,
Website, New Student Admission
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) PGRI 39 Jakarta Timur adalah sekolah swasta yang sejak berdiri
tahun 1979, setiap memasuki tahun ajaran baru sekolah selalu membuka
pendaftaran untuk penerimaan siswa baru. Kendala yang dihadapi oleh sekolah ini dalam proses penerimaan siswa
baru adalah penyebaran informasi penerimaan siswa baru yang terbatas atau tidak
meluas, sehingga menjadi salah satu penyebab sedikitnya siswa-siswa yang
mendaftar, padahal dari segi kebutuhan, sekolah swasta sangat diperlukan ketika
banyak calon siswa –siswi yang tidak diterima di sekolah negeri pilihan dan
dengan waktu yang cepat dapat memperoleh informasi dan mendaftar ke sekolah
swasta. Kendala lainnya orang tua/wali dan calon siswa harus berulang – ulang
datang ke sekolah atau menghubungi melalui telepon hanya untuk mengetahui
informasi tentang penerimaan siswa baru, selain itu waktu yang kurang efisien
dalam proses pendaftaran hingga siswa diumumkan diterima juga menjadi masalah
dalam penerimaan siswa baru di SMK PGRI 39 Jakarta Timur.
Melihat perlunya sebuah sistem yang
dapat mengakomodasi kebutuhan sekolah dalam mempemudah dan mempercepat proses
penerimaan siswa baru, sehingga penulis mencoba mengambil sebuah tema yang
penulis harap dapat akan bermanfaat bagi SMK PGRI 39 Jakarta dengan judul : “ SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PGRI 39 JAKARTA TIMUR ” .
1.2 Identifikasi Permasalahan
1.
Sedikitnya siswa yang mendaftar karena proses penyebaran
informasi yang tidak meluas, yaitu hanya melalui brosur dan dengan isi informasi
yang terbatas.
2.
Proses pendaftaran yang tidak efisien karena calon siswa harus datang ke sekolah
beberapa kali mulai dari menanyakan informasi, mendaftar dan melengkapi
administrasi, melihat pengumuman daftar siswa diterima, melakukan pembayaran
biaya awal masuk sekolah, hingga siswa dinyatakan diterima sebagai siswa.
3. Saat pembayaran secara manual uang bisa tercecer jika petugas pendaftaran
lalai atau melakukan kesalahan penghitungan dan pencatatan .
1.3 Perumusan Masalah
Berdasarkan dari
latar belakang masalah dan identifikasi permasalahan yang telah penulis angkat
pada skripsi ini, maka perumusan masalah yang akan penulis angkat adalah
bagaimana penulis merancang Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru berbasis website yang bermanfaat baik bagi calon
siswa maupun pihak sekolah SMK PGRI 39 Jakarta Timur.
1.4 Metode Penelitian
Pada pembahasan
metode penelitian ini, penulis akan mengangkat dua pembahasan yaitu teknik
pengumpulan data dan model pengembangan sistem.
1.5 Teknik Pengumpulan Data
A.
Observasi
Pada
observasi ini penulis melakukan pengamatan langsung pada SMK PGRI 39 yang
beralamat di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur,
Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur untuk memperoleh
gambaran bagaimana proses penerimaan siswa baru yang berjalan pada sekolah
tersebut.
B. Wawancara
Wawancara
dilakukan langsung kepada Bapak Drs. Dedi Kusnaedi selaku Kepala Sekolah SMK
PGRI 39 Jakarta Timur, Bapak Lilik Sujana selaku Wakil Kepala Sekolah dan Ibu
Mustika selaku guru yang juga menjadi panitia penerimaan siswa baru SMK PGRI 39
Jakarta Timur, untuk memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai
permasalahan yang ada.
C. Studi Pustaka
Teknik
pengumpulan data ini membantu penulis dalam hal laporan yang ditunjang dengan
buku-buku dan jurnal referensi yang berhubungan dengan masalah yang dimuat
dalam penyusunan skripsi ini.
.
1.6 Metode Pengembangan Sistem
A. Analisa Kebutuhan Software
Dalam
kasus ini penulis menganalisa semua kebutuhan yang dibutuhkan termasuk dokumen
dan interface yang diperlukan guna
menentukan solusi piranti lunak (software)
yang diperlukan yang akan digunakan sebagai proses komputerisasi sistem.
B. Desain
Pada
tahapan ini penulis memikirkan bagaimana kebutuhan sistem dengan pengembangan
aplikasi terkait rancangan database, software
architecture dan user interface
yang akan di buat.
C. Code
Generation
Pada
tahap ini dilakukan penulisan kode program dalam bahasa pemrograman PHP dan database MySQL yang dijalankan pada web server Xampp. Untuk teknik pemrogramannya
menggunakan teknik pemrograman terstruktur.
D. Testing
Pada
tahapan ini bertujuan untuk menentukan
kesalahan yang mungkin masih terdapat pada aplikasi ini dan motode yang
digunakan adalah blackbox testing
guna mengetahui atau mengecek apakah input
dan output telah sesuai dengan yang
diharapkan atau belum.
E. Support
Tahapan
ini memberikan penerapan pendekatan sistem dalam memecahkan masalah. Pendekatan
sistem terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, definisi dan solusi. Upaya
solusi yaitu dengan melibatkan pengidentifikasian solusi-solusi alternatif,
mengevaluasinya dan memilih solusi yang terbaik.
2. LANDASAN TEORI
2.1.1
Konsep Dasar Sistem Informasi
A. Pengertian
Sistem
Menurut Rosa (2013:2) sistem berarti ”kumpulan komponen
yang saling terkait dan mempunyai tujuan yang ingin dicapai” . Menurut Yakub
(2012:1), sistem adalah ”suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, terkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
untuk tujuan tertentu”. Berdasarkan
uraian singkat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem adalah
sekumpulan elemen–elemen yang erat hubungannya di dalam bisnis dan berfungsi
bersama–sama untuk mencapai tujuan tertentu.
B. Karakteristik Sistem
Suatu sistem mempunyai
karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu. Adapun karakteristik sistem menurut Azhar Sutanto dalam Puspitawati (2011:2) adalah :
1. Tujuan Sistem
Tujuan sistem
merupakan target atau sasaran akhir yang ingin dicapai oleh suatu sistem.
2.
Batas Sistem
Batas sistem merupakan garis abstraksi yang memisahkan antara sistem dan
lingkungannya.
3.
Subsistem
Subsistem merupakan komponen atau bagian
dari suatu sistem, bisa fisik atau abstrak.
4.
Hubungan dan Herarki Sistem
Hubungan sistem adalah hubungan yang
terjadi antara subsistem dengan subsistem lainnya yang setingkat atau antara
susbsistem dengan sistem yang lebih besar. Ada dua macam hubungan
sistem yang menggambarkan tingkatan, yaitu hubungan horizontal dan hubungan
vertikal.
5.
Input-Proses-Output
Tiga komponen
sistem fungsi atau subsistem adalah input-proses-output, fungsi ini juga menunjukan bahwa
sistem sebagai proses tidak bisa berdiri sendiri, harus ada input dan output
6.
Lingkungan Sistem
Lingkungan sistem adalah faktor – faktor
diluar sistem yang mempengaruhi sistem. Lingkungan sistem ada dua macam yaitu
lingkungan eksternal (lingkungan yang berada diluar sistem) dan lingkungan
internal (lingkungan yang berada di dalam suatu sistem).
C. Pengertian Sistem Informasi
Menurut
Puspitawati (2011:18) dalam suatu sistem informasi terdapat
komponen-komponen seperti :
1.
Hardware :
peralatan pada sistem komputer yang secara fisik dapat dilihat dan dipegang.
2.
Software : program
yang berisi perintah untuk melakukan pengolahan data.
3.
Brainware : Manusia yang terlibat dalam
pengoperasian komputer.
2.1.2
Konsep
Dasar Web
Konsep Dasar Web dapat diuraikan dalam
beberapa konsep, diantaranya adalah sebagai berikut : Menurut Yuhefizar (2008:161) mengemukakan bahwa “website adalah kumpulan dari halaman web yang terdapat pada satu domain, yang
terdiri dari dua atau lebih halaman web”.
Sebuah
situs web (sering pula disingkat
menjadi situs saja, web site, web) adalah sebutan bagi sekelompok
halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain
dalam World Wide Web (WWW) di internet. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi
akar (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering
diterjemahkan menjadi beranda, halaman muka, atau laman web), dan biasanya disimpan dalam server yang sama.
2.1.3 Pemrograman Terstruktur
Menurut Rosa
(2013:67) “Pemrograman terstruktur adalah konsep atau paradigma atau sudut
pandang pemrograman yang membagi-bagi program berdasarkan fungsi-fungsi atau
prosedur-prosedur yang dibutuhkan program komputer”.
2.1.4
PHP (Hypertext Prepocessor)
Menurut Arief (2011:43)
“PHP (PHP : Hypertext Preprocessor)
adalah bahasa server-side scripting yang
menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web
yang dinamis”.
2.1.5
MySQL
(My Structure Query Language )
MySQL
merupakan software sistem manajemen database (Database Management System –
DBMS ) yang sangat popular di kalangan pemrograman web, terutama di lingkungan Linux
dengan menggunakan script PHP dan Perl.
2.1.6 Adobe Dreamweaver CS5
Madcoms
(2011:2) mengatakan bahwa “Dreamweaver
merupakan software aplikasi yang
digunakan sebagai HTML editor
profesional untuk mendesain web
secara visual.”
2.1.7
XAMPP
Xampp adalah sebuah software web server apache yang didalamnya sudah tersedia database server mysql dan support php programming. XAMPP merupakan software
yang mudah digunakan, gratis dan mendukung instalasi di Linux dan Windows.
2.1.8 CSS
(Cascading Style Sheet)
Menurut
Sibero (2013:112) “Cascading Style Sheet
memiliki arti Gaya Menata Halaman Bertingkat, yang berarti setiap satu elemen
yang telah diformat dan memiliki anak dan telah diformat, maka anak dari elemen
tersebut secara otomatis mengikuti format elemen induknya”.
2.1.9 WATERFALL
Menurut Pressman (2010:39) “waterfall adalah model klasik yang
bersifat sistematis, berurutan dalam
membangun software”.
Menurut
Rosa (2013:28) penjelasan dari tahap-tahap yang ada pada
model waterfall ini sebagai berikut:
1.
Perancangan
Sistem (system engineering)
2. Analisa
Kebutuhan Piranti Lunak (Software
Requirement Analysis)
3. Perancangan
(Design)
4. Pengkodean (Coding)
5. Pengujian (Testing)
6. Pemeliharaan (Maintenance)
2.1.9 Peralatan Pendukung
(Tools System)
Merupakan
alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem
dengan menggunakan simbol-simbol, lambang-lambang, diagram-diagram yang
menunjukan secara tepat arti dan fungsinya. Adapun peralatan pendukung (tools
system) yang dijelaskan sebagai model sistem yang akan dirancang adalah
sebagai berikut :
A. Unified
Modelling Language (UML)
Menurut Rosa (2013:133) “UML (Unified Modelling Language) adalah salah
satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk
mendefinisikan requirement, membuat analisi
dan design, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi
objek”.
B.
Entity Relationship Diagram (ERD)
Menurut
Yakub (2012:60) “Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model
jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan pada sistem secara
abstrak”. ERD juga menggambarkan hubungan antara satu entitas yang memiliki
sejumlah atribut dengan entitas yang lain dalam suatu sistem yang terintegrasi.
C. LRS (Logical
Record Structure)
Menurut Frieyadie (2007:13) LRS (Logical
Record Structure) merupakan ”hasil pemodelan Entity Relationship (ER)
beserta atributnya sehingga bisa terlihat hubungan-hubungan antar entitas”.
3. RANCANGAN SISTEM DAN PROGRAM USULAN
3.1 Analisis
Kebutuhan Software
3.1.1 Tahapan Analisis
Sistem
penerimaan siswa baru berbasis website, dimana Pihak Sekolah dan Calon Siswa tidak bertatap muka secara langsung. Calon siswa melakukan
pendaftaran melalui media browser. Berikut ini spesifikasi kebutuhan (system requirement) dari sistem
penerimaan siswa baru secara online.
Gambar 1 : Use Case Diagram Penerimaan Siswa Baru Halaman User
b. Use Case Diagram Penerimaan Siswa Baru Halaman Admin

Gambar 2 : Use Case Diagram Penerimaan Siswa Baru Halaman Admin
c. Use
Case Diagram Penerimaan Siswa Baru
Halaman Siswa

Gambar 3 : Use Case Diagram Penerimaan Siswa Baru Halaman Siswa

Gambar
4 : Activity Diagram Pendaftaran Siswa Baru

Gambar
5 : Activity
Diagram Update Tabel Master
f. Activity Diagram Merubah Data Siswa

Gambar 6 : Activity Diagram Merubah Data Siswa
g. Entity relationship diagram

Gambar 7: Entity
Relationship Diagram Penerimaan Siswa Baru
3.2 Software
Architecture
A. Component Diagram
Component
diagram
adalah diagram yang dibuat untuk menunjukan organisasi dan ketergantungan
diantara kumpulan komponen dalam sebuah sistem.

Gambar 8 : Component
Diagram
B. Deployment
diagram
Deployment diagram adalah diagram yang menunjukan
konfigurasi komponen dalam proses eksekusi aplikasi.

Gambar 9 : Deployment
Diagram
3.3 User
Interface

Gambar 10 :Tampilan Form Login Admin

Gambar 11 :Tampilan Perubahan Password



Gambar 13 : Tampilan Formulir Pendaftaran
4.
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian yang telah dibahas pada bab-bab
sebelumnya, penulis mencoba menarik beberapa kesimpulan mengenai Sistem
Penerimaan Siswa Baru Pada SMK PGRI 39 Jakarta Timur, secara umum penulis
menyimpulkan sebagai berikut:
1. Proses penyebaran informasi yang tidak meluas mengenai penerimaan siswa baru pada SMK PGRI 39 Jakarta Timur, sehingga dalam pengaksesan sebuah informasi
sekolah, calon siswa harus datang ke sekolah.
Diharapkan dengan dibangunnya sebuah sistem informasi berbasis web
pada SMK PGRI 39 Jakarta Timur diharapkan penyebaran informasi lebih luas karena dapat diakses dengan mudah oleh
masyarakat terutama calon siswa yang ingin mendaftar.
2.
Diharapkan
dengan dibangunnya sebuah sistem informasi berbasis web pada SMK PGRI 39 Jakarta Timur akan membuat proses
penerimaan siswa baru lebih efektif dan efisien sehingga membantu panitia PSB dan orang tua/wali murid atau calon siswa mendaftar
menjadi siswa di SMK PGRI 39 Jakarta Timur.
3. Proses pembayaran biaya awal masuk sekolah yang lebih aman akan
mengurangi kemungkinan human error,
sehingga pendataan dan pelaporan lebih akurat.
4.2 Saran
Agar Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Pada SMK
PGRI 39 Jakarta Timur yang sudah penulis usulkan ini dapat digunakan dengan
baik, penulis memberikan saran sebagai berikut:
1.
Menjaga
ketelitian dan kedisiplinan dalam menggunakan program ini, khususnya dalam hal
pemasukan data agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat, tepat dan
akurat.
2.
Dilakukan
pemeliharaan dengan hardware yang
digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen hasil dari pengolahan data secara
rutin dan intensif, sehingga dalam pengoprasiannya tidak ditemui hambatan
apapun.
3.
Diharapkan
kerjasamanya pada seluruh staf SMK PGRI 39 Jakarta Timur dari pelaksanaan dan
sebelum diterapkannya Program ini, sebaiknya diadakan pelatihan. Supaya pada
penerapannya tidak terjadi kesalahan oleh penggunanya.
4. Selain itu juga, diharapkan penggunaan password
dengan sebaik mungkin. Demi keamanan data yang ada didalamnya, karena dalam penulisan Skripsi ini, mungkin penulis jauh
dari kesempurnaan dalam penyusunannya. oleh karena itu, penulis menerima saran
yang membangun untuk pengembangan
program yang lebih baik.
DAFTAR
PUSTAKA
Arief, M Sudyanto 2011.
Pemrograman Web Dinamis menggunakan
PHP dan MYSQL. Yogyakarta: Andi.
Frieyadie. 2007. Belajar Sendiri
Pemrograman Database Menggunakan
Foxpro9.0.
Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Madcoms. 2011. Aplikasi Web Database Dengan Dreamweaver dan PHP Mysql. Yogyakarta :
Andi Offset.
Nurhayani. 2013. Sistem Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Di AMIK
Sigma Palembang. ISSN:
2303-5786. Palembang: Jurnal Ilmiah Vol. 2, No. 1 Oktober 2013: 51-61
Pressman,
S Roger. 2010. Rekayasa Perangkat Lunak (Pendekatan Praktisi) Buku 1 Edisi 7.
Yogyakarta: Andi Offset.
Puspitawati, Lilis dan Dewi Sri. 2011. Sistem
Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahayu Diki Budhi, Gunadhi Erwin dan Pratono.
2012. Perancangan
Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web Studi Kasus Di SMA
Negeri 14 Garut. ISSN: 2302-7339. Garut: Jurnal Ilmiah Kursor Vol. 09, No. 27
2012: 1-7
Rosa A.S dan M. Salahuddin. 2013. Rekayasa
Perangkat Lunak. Bandung: Informatika.
Sholihin dan Mujilahwati Siti. 2014. Sistem
Penerimaan Peserta Didik Baru Berbasis Web (Online) Di SMK Muhammadiyah
7 Kedungpring Lamongan. ISSN:
2085-0859. Lamongan: Jurnal Teknika
Vol. 6, No. 1 2014: 557-560
Sibero,
FK Alexander. 2013. WEB Programming Power
Pack. Yogyakarta: Mediakom.
Yakub. 2012. Pengantar Sistem
Informasi.Yogyakarta: Graha Ilmu.
Yuhefizar.
2008.10 Jam Menguasai Internet. Jakarta: Elex Media Komputindo.

No comments:
Post a Comment